Assalamualaykum Sobat PortalTekno!

Mungkin dari kalian ada yang penasaran apakah HP kalian sudah di-root atau belum? Rooting adalah proses membuka akses penuh atau hak superuser pada sistem operasi Android. Dengan melakukan rooting, pengguna bisa menghapus aplikasi bawaan, mengakses fitur yang tersembunyi, dan menginstal aplikasi khusus yang tidak tersedia di Google Play Store. Namun, rooting juga memiliki risiko pada keamanan dan stabilitas sistem. Oleh karena itu, penting untuk mengetahui apakah HP kalian sudah di-root atau belum.

Ada beberapa tanda yang menunjukkan bahwa HP kalian sudah di-root. Pertama, kalian mungkin menemukan aplikasi Superuser atau SuperSU. Aplikasi ini digunakan untuk mengelola akses root pada HP. Jika kalian menemukan aplikasi Superuser atau SuperSU, itu artinya HP kalian sudah di-root.

Kedua, kalian mungkin menemukan aplikasi atau fitur yang seharusnya tidak ada pada HP kalian. Misalnya, aplikasi yang memerlukan akses root seperti Titanium Backup atau Greenify. Atau fitur yang seharusnya tidak ada pada HP kalian seperti fitur NFC pada HP yang seharusnya tidak memiliki fitur tersebut.

Ketiga, kalian mungkin menemukan perubahan pada tampilan atau pengaturan HP kalian. Misalnya, tampilan status bar atau pengaturan baterai yang berbeda dengan HP yang belum di-root.

Namun, tidak semua HP yang sudah di-root memiliki tanda-tanda yang sama. Beberapa HP yang sudah di-root bisa menghilangkan tanda-tanda tersebut untuk menghindari terdeteksi oleh aplikasi keamanan. Oleh karena itu, penting untuk memeriksa HP kalian secara menyeluruh.

Ada beberapa cara untuk memeriksa apakah HP kalian sudah di-root atau belum. Pertama, kalian bisa menggunakan aplikasi Root Checker. Aplikasi ini tersedia di Google Play Store dan bisa digunakan untuk memeriksa apakah HP kalian sudah di-root atau tidak. Caranya cukup mudah, kalian tinggal mengunduh aplikasi Root Checker, lalu jalankan aplikasi tersebut. Aplikasi ini akan memberitahu kalian apakah HP kalian sudah di-root atau belum.

TRENDING🔥  Aplikasi Turunan Fungsi Trigonometri Kelas 12

Kedua, kalian bisa memeriksa file build.prop di HP kalian. File build.prop adalah file konfigurasi pada sistem operasi Android yang berisi informasi tentang HP kalian. Untuk memeriksa file build.prop, kalian bisa menggunakan aplikasi File Manager atau Terminal Emulator. Caranya cukup mudah, kalian tinggal membuka aplikasi tersebut, lalu cari file build.prop di direktori /system. Setelah menemukan file build.prop, kalian bisa membukanya dengan editor teks dan mencari baris ro.build.tags=user atau ro.build.type=userdebug. Jika baris tersebut ada, itu artinya HP kalian belum di-root. Namun, jika baris tersebut tidak ada atau diganti menjadi ro.build.tags=test-keys atau ro.build.type=user, itu artinya HP kalian sudah di-root.

Ketiga, kalian bisa memeriksa dengan menggunakan perintah adb shell. Perintah adb shell adalah perintah untuk mengakses shell atau antarmuka baris perintah pada sistem operasi Android. Caranya cukup mudah, kalian tinggal menghubungkan HP kalian ke komputer dengan kabel USB, lalu buka command prompt atau terminal pada komputer kalian. Setelah itu, ketik perintah adb shell, lalu ketik perintah su. Jika muncul tanda pagar (#), itu artinya HP kalian sudah di-root. Namun, jika muncul tanda dollar ($), itu artinya HP kalian belum di-root.

Kesimpulan

Itulah cara mengetahui apakah HP kalian sudah di-root atau belum. Walaupun rooting bisa memberikan keuntungan pada pengguna, namun juga memiliki risiko pada keamanan dan stabilitas sistem. Oleh karena itu, penting untuk mempertimbangkan risiko dan manfaat sebelum melakukan rooting. Semoga informasi ini bermanfaat untuk kalian semua. Terima kasih sudah membaca!

Related video of Cara Mengetahui HP Sudah Di-Root

Categorized in:

Handphone, Tutorial,

Last Update: 4 April 2023